MENJAMIN MUTU HASIL PENGUJIAN ATAU KALIBRASI

Laboratorium yang menerapkan ISO/IEC 17025 dituntut untuk memastikan hasil pengujian atau kalibrasinya benar atau valid. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh Laboratorium untuk menjamin mutu hasil pengujian atau kalibrasinya, diantaranya dengan mengikuti uji banding/uji profisiensi, melakukan internal quality control serta menganalisa data hasil pengujian atau kalibrasi yang dilakukan.

            Untuk Menjamin Mutu Hasil Pengujian maka Metode yang digunakan harus terverifikasi atau tervalidasi. Verifikasi adalah mengkonfirmasi melalui pengujian dan pengadaan bukti yang objektif bahwa persyaratan tertentu telah terpenuhi. Selain itu Peralatan yang dipakai harus terkalibrasi, dimana kalibrasi dan pengukuran harus tertelusur ke sistem satuan internasional (SI), serta didukung oleh Personil yang kompeten.

            Pemahaman dan penerapan program penjaminan mutu yang baik harus merupakan kegiatan yang terjadwal dan terencana dengan baik serta dievaluasi hasilnya secara berkesinambungan. Agar laboratorium dapat melaksanakan program penjaminan mutu ini dengan baik maka diperlukan pemahaman yang baik terkait :

1.  Internal Quality Control seperti : Akurasi dan Repeatability, Control Chart, Pemanfaat CRM atau bahan acuan, blind sample dan uji ulang.

2.  Tatacara melaksanakan uji banding dan uji profisiensi serta mengevaluasi hasilnya. Jika hasil uji banding atau uji profiseiensi menunjukan hasil yang tidak sesuai persyaratan maka laboratorium harus memiliki kemampuan untuk melakukan analisa dan tindakan perbaikan agar hasil uji bandingnya dapat sesuai dengan persyaratan.

3.   Meningkatkan kemampuan analisa data dari personel laboratorium melalui penerapan statistik sehingga laboratorium dapat mengantisipasi sebelum terjadinya ketidaksesuaian

           Jika laboratorium ingin mengetahui lebih lanjut terkait Pemahaman dan implementasi Jaminan mutu maka dapat mengikuti pelatihan yang disediakan oleh PT. Menara Sains dan Teknologi.

 

 

Laboratorium harus menjamin mutu hasil dari hasil pengujian atau kalibrasi yang dilakukan. penjaminan mutu hasil pengujian ini diatur dalam ISO/IEC 17025:2017 klausal 7.7 memastikan keabsahan hasil. Oleh sebab itu laboratorium yang hendak menerapkan ISO/IEC 17025 harus menetapkan program penjaminan mutu hasil pengujian atau kalibrasinya sesuai persyaratan klausan 7.7 tersebut.

Tatacara yang dipersyaratkan dalam klausal 7.7 tersebut adalah :

  1. laboratorium harus memiliki prosedur validasi dan verivikasi metode pengujian dan kalibrasi

  2. memanfaatkan teknik statistik seperti membuat control chart dari kegiatan pengujian atau kalibrasi yang dilakukan

  3. melakukan pengacakan antara diantara rentang waktu kalibrasinya.

  4. melakukan pengujian ulang serta blind sample.

  5. berpartisipasi dalam kegiatan uji profisiensi atau uji banding laboratorium

Untuk dapat melaksanakan program-program penjaminan mutu tersebut maka pada pelatihan ini akan di bahas hal-hal sebagai berikut :

1. Dasar-dasar statistik (mean, median, simpangan, dll)

2. Pembuatan kontrol chart

3. Cara mengevaluasi hasil uji banding (En Number)

4. Cara melakukan seleksi data ( sebelum dilakukan perhitungan lebih lanjut dengan uji dixon, cochran, dan grub)

5. Uji homogenitas (uji t,f, dan kurva horwitz).

6. Uji linieritas (persamaan regresi dan R2  )

7. Cara mengevaluasi uji profisiensi (robust Z-Score)

 

Pada pelatihan ini pseserta akan mendapatkan : 

1.     Evaluasi Pre Test dan Post Test

2.     Sertifikat training

3.     Materi Pelatihan dan contoh – contoh prosedur serta perhitungan Jaminan mutu hasil pengujian atau kalibraasi dalam bentuk Softcopy dan Hardcopy

4.  Workshop perhitungan Jaminan Mutu Hasil pengujian atau kalibrasi dan dokumentasi prosedur serta pembuatan laporan program jaminan mutu hasil pengujian atau kalibrasi

5.    Bimbingan gratis melalui WA selama 1 bulan setelah pelatihan